6J2ltANIvHg90BMqkYINyuFLQgimMLFexOSJZtDW

Pria Ini Rela Keluar dari Pekerjaannya yang Bergaji Tinggi Karena Tak Menemukan Orang Baik


Ketika sudah mendapatkan gaji yang tinggi, kebanyakan orang akan merasakan nyaman dengan pekerjaan tersebut, dikarenakan banyak keinginannya yang bisa terpenuhi.

Akan tetapi beberapa orang tidak terfokus pada hal materi saja, melainkan juga beberapa pertimbangan lain kenyamanan dalam menjalani pekerjaannya tersebut. Seperti sosok satu ini misalnya.

Luke Mickelson, sebelumnya bekerja di sekolah menengah dengan gaji tinggi. Ia juga melatih tim olahraga anak-anak. Namun, hidupnya berubah ketika ia bertemu anak-anak yang diketahuinya tidak memiliki ranjang. Anak-anak ini tidur di lantai yang dingin.

Luke mungkin teringat sebuah kalimat bijak yang terkenal, "Sebenarnya, dunia ini memiliki banyak orang baik, jika anda tak menemukannya maka jadilah orang baik tersebut!".

Ia pun memutuskan memulai sebuah proyek sederhana.

Dengan dukungan keluarganya, Luke membuat dan menyumbangkan 11 ranjang susun pada anak-anak setempat yang diketahuinya tidur di lantai. Ternyata, anak-anak dengan kondisi serupa ini bukanlah sekedar satu dua, tapi banyak sekali.


Luke pun memutuskan berhenti bekerja dan mulai membangun sebuah lembaga nonprofit bernama "Sleep in Heavenly Peace". Melalui lembaga ini Luke membangun dan menyalurkan tempat tidur kepada anak-anak yang membutuhkan secara cuma-cuma.

Luke Mickelson membeli kayu dan perlengkapan untuk membangun tempat tidur dengan uangnya sendiri. Ia merekrut teman dan anggota keluarga untuk membantu proyeknya itu. Setelah 11 ranjang pertama yang disalurkannya. Proyeknya semakin besar tahun ke tahun, dan di tahun 2017 mereka membangun sekitar 600 lebih tempat tidur susun.


Ketika aktivitas Luke mulai tersebar, banyak sekali bantuan yang mulai berdatangan. Ia pun mendirikan sebuah badan amal resmi, lengkap dengan kursus pelatihan, manual konstruksi, dan cabang lokal sehingga masyarakat yang ingin berdonasi dapat dengan mudah bergabung dengan gerakan ini.

Dengan moto "Tidak ada anak yang tidur di lantai di kota kami," Luke dan simpatisan lainnya telah berhasil mengirimkan 1.500 tempat tidur gratis untuk anak-anak di seluruh Amerika.

Dengan semakin berkembangnya badan amal yang dirintisnya itu, Luke dihadapkan pada dua pilihan, memajukan kariernya atau nonprofitnya. Pada akhirnya, Luke memilih menjadi 'orang baik'.

Menurutnya, kehidupan ini tidak melulu tentang kebutuhan finansial, namun ia memiliki kebutuhan lain yakni membahagiakan orang lain dan mengambil peran dalam sebuah perubahan.


Sahabat, hidup selalu menawarkan pilihan-pilihan, dan pada akhirnya kitalah yang menentukan untuk memilih jalan bagaimana untuk menjalani kehidupan ini.

Semoga, berbagi pada sesama adalah sebaik-baik pilihan yang bisa kita pilih dalam kehidupan ini. Karena, kebaikan itu tak pernah padam, kita hanya membutuhkan langkah pertama untuk membuatnya membesar.

---

Sumber Referensi:
intisari.grid.id/read/03889750/pria-ini-berhenti-dari-pekerjaan-bergaji-tingginya-untuk-membangun-tempat-tidur-bagi-anak-anak-yang-tidur-di-lantai?page=all
Related Posts

Related Posts

Post a Comment