6J2ltANIvHg90BMqkYINyuFLQgimMLFexOSJZtDW

Keroyok Begal Motor hingga Tewas, Dua Warga Ditangkap Polisi, Terancam 5 Tahun Penjara

KLARIFIKASI DARI PIHAK KEPOLISIAN TERNYATA YANG TEWAS BUKAN BEGAL TETAPI SALAH SASARAN, BERIKUT BERITANYA



Seperti yang kita tahu bahwasanya beberapa pekan terakhir ini tengah marak kejadian kejahatan di berbagai tempat wilayah Indonesia. Bukan cuman karena sulitnya perekonomian, juga ada beberapa hal pemicu masalah tersebut.

Akan tetapi bagi para penangkap juga jangan coba-coba melakukan penghakiman sendiri, sebaiknya segera diamankan saja kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib saja.

Dua warga A (40) dan S (30) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan pelaku begal di Perumahan Taman Crysan, Ciater, Serpong, Tangsel pada Jumat, 8 Mei 2020 pukul 00.30 WIB lalu.

Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal di atas lima tahun penjara. 

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis kasus penganiayaan hingga menghilangkan nyawa seseorang yang terjadi di kawasan Perumahan Taman Crysan, Ciater, Serpong, Tangsel pada Jumat, 8 Mei 2020 pukul 00.30 WIB.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan mengatakan korban meninggal dunia bernama Muhammad Basri (37).

Korban merupakan pelaku begal sepeda motor milik RI.

"Pada saat korban (RI) sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara), tiba-tiba pelaku MB (Muhammad Basri) bersama satu orang kawannya langsung meminta secara paksa kunci kontak sepeda motor dan mengambil alih kemudi sepeda motor," kata Iman di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (11/5/2020).

"Setalah itu korban langsung berteriak dan meminta tolong kepada orang disekitar. Korban MB berusaha melarikan diri ke arah Tandon sedangkan kawannya melarikan diri dan tidak tertangkap warga," lanjutnya.

Lantas, tanpa pikir panjang massa yang telah berkumpul mengeroyok pelaku perampasan tersebut hingga video pengeroyokan itu tersebar luas di jejaring media sosial (medsos).

"MB berhasil diamankan oleh warga kemudian datanglah dua orang warga A (40) dan S (30) bersama massa ke TKP dan melakukan pengeroyokkan," jelas Iman.

"Kemudian warga menyerahkan MB kepada Polsek Serpong dalam keadaan luka parah dan langsung dibawa ke RSUD untuk melakukan pengobatan. Namun, saat mendapatkan perawatan medis MB meninggal dunia," tandasnya.

Adapun saat ini Polres Tangsel telah mengamankan dua orang pelaku pengeroyokan masing-masing berinisial S dan A.

Keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP dengan kurungan maksimal di atas lima tahun penjara. (m23)
Related Posts

Related Posts

2 comments

  1. Begal motor taik ko. Itu org yg kalian fitnah sebagai begal. Dia lagi cari nafkah di negri kalian. Kalian fitnah begal. Itu berita udh viral di tmpat kami. Mana si peneriak begal. Kok ngak di tangkap. Seharusnya yg meneriak begal juga di tangkap. Krn dia awal sebab terjadi salah pukul tersebut

    ReplyDelete
  2. Sudah Diklarifikasi Oleh Pihak Kepolisian
    https://berita.lagioke.net/2020/05/ratusan-warga-aceh-sambut-jenazah.html

    ReplyDelete