6J2ltANIvHg90BMqkYINyuFLQgimMLFexOSJZtDW

Mirip Preman, Penjual Cilok Ini Rajin Shalat & Hafal 25 Juz Al Qur'an. Ternyata Ia Adalah


Memang sih sebagai orang kita tidak boleh memandang seseorang hanya dari penampilannya saja, kita harus memandangnya dengan penuh ketulusan dan sampai mendalam. Karena penampilan bisa menipu, dan terkadang ada yang memang benar sesuai namun ada juga yang ternyata bertolak belakang.

Tampilan luar tidak menjamin apapun karena bisa jadi apa yang terlihat tidak sama dengan dalamnya. Begitulah sepantasnya kita menilai orang karena bisa jadi sesuatu yang kelihatannya buruk ternyata amat baik seperti kisah berikut.

Diceritakan seorang pemuda dengan penampilan seperti preman setiap hari berjualan pentol di depan rumah sakit Ansari, Saleh Banjarmasin. Dia dikatakan mirip preman karena selain bajunya yang kekinian, rambutnya juga di cat Warna terang. Penampilannya itu sungguh jauh dari pandangan orang kebanyakan. Rata-rata orang berpikir jika dia adalah anak badung. Namun, siapa yang menyangka ternyata ia memiliki kebiasaan diluar dugaan.

Referensi pihak ketiga

Setiap hari anak muda bernama Ahmad Arifin ini rajin sekali melakukan shalat berjamaah di masjid. Selain itu ada kebiasaan lain yaitu hobi membaca Alqur'an. Jadi, jika ada adzan berkumandang Ahmad selalu berhenti berjualan lalu melaksanakan shalat 5 waktu. Melihat kegiatan anak tersebut tentunya orang penasaran dengan dirinya hingga banyak pertanyaan muncul.

Referensi pihak ketiga

Saat diusut ternyata Ahmad pernah mondok di pesantren di Sidogiri, Pasuruan dan ia sudah menghafal 25 Juz Al Qur'an. Tidak ada yang menyangka tampilan ala preman hanyalah luarnya saja sedangkan dalamnya rajin beribadah termasuk selalu meluangkan waktu membaca Alqur'an. Bahkan ia mengatakan "Tugas manusia bukan mencari berapa banyak rejeki atau pun sedikit rejeki, namun tugas sebenarnya adalah bagaimana caranya agar mendapatkan rejeki halal". Kalimat menyentuh dari anak muda yang tidak lupa akan tanggung jawabnya sebagai muslim. Semoga kita bisa meniru kebiasaan baiknya.

Sumber: bombastis. Com
Related Posts

Related Posts

Post a Comment